Kamis, 24 April 2014

ADAB DALAM MEMUJI NABI MUHAMMAD S.A.W

SABDA Rasulullah SAW: "Janganlah kamu melampau-lampau memujiku sebagaimana kaum Nasrani melampau-lampau memuji Isa bin Maryam". Sebagian orang memahami sabda Nabi SAW di atas dengan makna melarang dari memuji beliau. Mereka mengira perbuatan memuji Nabi SAW termasuk dalam perbuatan yang ekstrim dan sikap berlebihan yang tercela dalam agama, yang dapat mengakibatkan syirik. Mereka juga beranggapan, bahwa orang yang memuji Nabi Muhammad SAW, mengangkat posisi Baginda SAW melebihi dari manusia yang lain, menyanjungnya dan menggambarkan Baginda SAW dengan apa saja yang membedakannya dari manusia yang lain, berarti melakukan bid'ah dalam hal agama dan menyanggah sunnah Penghulu segala Rasul SAW . Ini adalah pemahaman yang salah dan buruk serta menunjukkan kecetekan pandangan orang yang menilainya. Maksud sebenarnya hadis adalah Nabi Muhammad SAW melarang memujinya secara berlebihan sebagaimana yang dilakukan oleh kaum Nasrani terhadap Nabi Isa as. Mereka mengatakan bahwa Nabi Isa as itu adalah anak Allah . Adapun , orang yang memuji Nabi SAW dan menggambarkannya dengan sifat - sifat yang tidak keluar dari fakta kemanusiaan , di samping meyakini bahwa beliau adalah hamba Allah dan utusan - Nya , dan menjauhi keyakinan dan kepercayaan kaum Nasrani , maka sesungguhnya dia tidak dicurigai lagi adalah orang yang paling sempurna tauhidnya . Inilah yang ditegaskan oleh Imam Busiri dalam Qasidah Burdahnya yang masyhur : " Tinggalkan cara orang Nasrani ( Kristen ) dalam menyanjung Nabi mereka ( Nabi Isa as ) . Artinya : Jangan katakan Muhammad SAW itu memiliki sifat - sifat ketuhanan ) ; Setelah itu , terserah padamu untuk memuji beliau sesuka hati ; Karena keagungan Rasulullah SAW itu tidak ada batas baginya , lalu lidah dapat mengungkapkan segala keistimewaannya dengan bahasa yang indah ; " Puncak pengetahuan mereka tentang dirinya mereka hanya mampu mengatakan bahwa Baginda SAW itu seorang manusia yang merupakan sebaik - baik makhluk Allah seluruhnya " . Jika diperhatikan , perbuatan memuji Nabi SAW adalah sesuatu yang dilakukan oleh Allah SWT sendiri seperti firman - Nya : Dan sesungguhnya engkau memiliki akhlak yang sangat mulia . ( al - Qalam : 4 ) Allah juga memerintahkan agar umat manusia selalu beradab bersama Nabi SAW . Allah berfirman : Wahai orang - orang yang beriman ! Janganlah kamu mengangkat suaramu melebihi suara nabi . ( al - Hujurat : 2 ) Allah SWT juga melarang kita dari berurusan dan bergaul dengan Nabi SAW sebagaimana kita berurusan dan bergaul sesama manusia yang lain , atau memanggil beliau SAW sebagaimana cara kita memanggil sesama kita . Allah SWT berfirman : Janganlah kamu jadikan seruan atau panggilan Rasulullah SAW di antara kamu seperti seruan atau panggilan sesama kamu . ( al - Nur : 63 ) Allah mencela orang - orang yang menyamakan Rasulullah SAW dengan yang lain dalam pergaulan dan disiplin . Allah berfirman : Sesungguhnya orang - orang yang memanggilmu dari luar kamar - kamar ( tempat keluargamu , wahai Muhammad ! ) , Kebanyakan mereka tidak mengerti ( adab dan tata tertib ) . ( al - Hujurat : 4 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar